Pages

Kamis, 14 November 2013

Jakarta dan Hujan

Selamat pagiiiii, selamat hari kamis :D
Belum ada sebulan aku berada di Kota Metropolitan ini semenjak kali terakhir aku pulang, tapi aku sudah kangen rumah, kangen bapak-ibu-adek, pengen pulang, kata orang "homesick" namanya.
Alhasil, niat bolos kuliah menghantui, dan terpilihlah tanggal 25 Desember 2013 - 1 Januari 2014

Perlu diketahui bahwa pada tgl 27 Desember dan 31 Desember aku ada jadwal kuliah. Seumur-umur aku kuliah di PTK ini belum pernah aku bolos kuliah, satu kalipun, karena sakit atau ijin lain, belum pernah! *standing applause*
Karena bolos itu mungkin termasuk tindakan yang tidak terpuji dan aku masih newbie dalam masalah bolos kuliah maka semesta seperti tidak merestuiku *tsaaaaah
Dimulai dari awal pemesanan tiket. DYAR. Semua tiket kereta api tujuan Yogyakarta pada tanggal 24 Desember malam hari habis! Disini yang aku maksud adalah tiket yang murah yaa, yg Cuma 50ribu rupiah, haha.
Yang tersisa tinggalah tiket kelas ekonomi ac, bisnis, dan eksekutif. Kuputuskan untuk memesan tiket secara online, kupilih yang paling murah yang masih tersedia, 200rb cuy. Tapi tak apa, demi pulaaaaaang :D
Untuk tiket tgl 1 Januari dari Yogyakarta menuju Jakarta sudah kuputuskan untuk naik Gaya Baru Malam.
Perjuanganku belum berakhir, pada hari Rabu 13-11-13, ya kemarin ini, aku harus mengambil uang pembatalan tiket. Sebenarnya jadwal pengambilannya adalah 12-11-13 tapi aku lupa.
Sekali merengkuh dayung dua pulau terlampaui, peribahasa itu aku coba terapkan kemarin. Pulang kampus langsung ke Bank ngurus sesuatu kemudian lanjut ke stasiun Jatinegara buat ambil duit pembatalan tiket dan nyetak tiket yang sudah aku pesan secara online.
Disinilah semesta mulai menunjukkan ketidakrestuannya padaku untuk membolos. Selesai kuliah hujan turun, ga main-main derasnya. Setelah shalat dhuhur hujan sedikit reda, cepat-cepat aku berangkat menuju Bank. Selesai urusan pertama, saat keluar dari bangunan Bank, hujannya keroyokan turun, deres lagi meeeen. Karena sudah bertekad bulat mau ke stasiun maka dengan payung yang aku punya aku menerobos hujan siang itu. Kebetulan shelter busway tak jauh dari Bank. Perjalananku lanjut ke stasiun, rok sudah basah kuyup, sepatu dan kaos kaki juga. Masih bersyukur tidak kedinginan.
Dalam hati aku membatin, ini nanti tambah lengkap kalau aku keluar shelter trus jalan menuju stasiun airnya menggenang dan aku harus jalan di air itu. Benar saja, batinku tidak pernah salah, alhamdulillah ya :x
Selesai urusan kedua. Saat keluar dari stasiun aku membatin lagi (tidak belajar dari pengalaman) penderitaanku akan lengkap kalau nanti busway ke arah kampus datangnya lama, jalanan macet, air menggenang dan hujan masih deras. Dan lagi-lagi, batinku benar. Hampir 2 jam waktu aku habiskan untuk perjalanan dari stasiun Jatinegara ke kampusku tercinta.
Rasanya campur aduk, yang paling utama aku pengen nangis, ketidaksukaanku dengan Jakarta di kala hujan mencapai klimaks.
Rokku basah bahkan sampai dalam-dalamnya, sepatu dan kaos kaki semacam bersekutu untuk menyerap air. Alhasil akhirnya aku menggigil kedinginan.
Jakarta dan hujan dan genangan air dan macet, how nice :v
Sekian saja ceritaku. Makasih sudah mau menyempatkan waktu untuk membaca tulisan ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

you can give your comment here :)