"Yang selalu ngabarin, bakal kalah sama yang selalu nemenin...
Yang selalu ngangenin, bakal kalah sama yang sering nemuin...
Yang cuma ngucapin semoga cepet sembuh, bakal kalah sama yang ngurusin sampai dia sembuh...
Yang pertama, akan tergantikan oleh yang selalu ada..."
- ini copas dari Path temen, si Abel
Bagiku kalimat terakhir itu pas banget, pas banget ngena di aku, pas timingnya, serba pas lah~
Jadi makin yakin, dia yang pertama belum tentu menjadi yang terakhir juga, belum tentu dia yang selalu ada buat kita, belum tentu yang pertama itulah "jodoh" kita :)
4 tahun bukan waktu yang singkat, kalaupun itu seorang anak, mungkin sudah bisa ngomong, sudah bisa jalan dan bermain, mungkin sudah masuk playgroup dan diajari baca tulis.
Kalau 4 tahun itu sebuah hubungan, sudah apa? Sudah banyak kenangannya, pahit manisnya, suka dukanya, pemahaman antar individunya, kenyamanan yang dirasa berdua.
4 tahun yang katanya akan jadi selamanya, yang katanya akan bertahan seterusnya, hahahaa
Sudah sebulan, sejak hari itu. Aku masih sedikit berharap akan ada tahun ke 5 dan seterusnya, tapi aku takut untuk mengungkapkannya, aku terlalu takut. Takut untuk kecewa. Ya, sungguh aku takut untuk kecewa, jadi biarkan aku begini saja, bukan siapa-siapa tapi aku selalu ada :)
*edisi galau*
saatiitii :') stay strong dear.
BalasHapusyour lovely friend, mega (pake komputer di kampus,haha)
*ikutan galau*
BalasHapus