Liburan di rumah, huh, hari pertama liburan semester dua kelas sebelas aku just stay at home. Biasanya liburan seperti ini mempunyai efek antara alin :
- bikin males mandi
- kegiatannnya monoton yaitu, bangun-nonton tifi-ol FB(bagi yang punya fasilitas)-sms.an(bagi yang punya HP)-maen game-tidur-makan
- jadi pembantu di rumah sendiri, nyapu+ngepel+cuci piring&baju+nyetrika
Tapiiii ada untungnya juga yaitu, NGIRIT !! secara kita gak kemana-mana.
Namun, hari ini laen. Tepatnya tanggal 29 Juni 2010 pukulnya aku lupa. Walau aku belum mandi tapi aku sudah kedatangan tamu. Yappp, tamu yang ga aku sangka-sangka yaitu, 3 makhluk berkerudung yang ternyata hidup (haha, kejam). Dan sialnya mereka datang untuk minta sumbangan (yang ini bo’ong) dan datang dengan perut kosong berkeroncong (ini juga bo’ong). Mereka adalah sahabatku yang aku pelihara (lho??) maksutnya yang telah aku temukan dari peradaban kuno (hedeh -.-”), pokoknya mereka sahabat terbaikku sejak aku masuk SMA. Izza, Hanum, dan Sarah, dengan berbekal keberanian mereka datang ke rumahku dan mengacaukan segalanya (lebaaayyy).
Taukah kau ? mereka ternyata berencana untuk memberiku kejutan tapi karena kebodohanku kejutan itu gagal. Rencananya mereka akan bersurprise di depan pintu rumahku dengan membawa sebuah lilin, kue, plus kado. Tapi, bukannya aku bukain pintu depan, aku malah berlari dari pintu belakang ke depan dan luntur sudah kejutan itu, hahahaha.
Untunglah mereka termasuk tamu yang sopan, mereka langsung duduk tanpa disuruh dan langsung nyuruh ambil minum. Ya tak apalah buat menghargai kerja keras mereka yang uda rela-realin untuk dateng (lebih tepatnya mandi pagi) ke rumahku. Oiya, mengenai kado selayaknya kalian tau apa isinya, isinya adalah sebuah rumah mewah dengan sebuah pintu di atas genteng (lebayyyy). Bukan itulah, mereka membelikanku sebuah helm. Helm BMC warna merah cerah ceria bergambira (hahhaa), aku langsung sujud syukur atas pemberian mereka (ini bo’ong lagi).
Acara tak berhanti sampai di situ, pukul dua belas kita melaju ke Pasar Ngino untuk beli mie ayam goreng. Tentunya kami bawa pulang mie itu, asal kalian tau..warung mienya jorok dan banyak lalatnya. Dan dengan rasa bangga sekaligus bahagia kita santap mie ayam goreng itu di rumahku.
Pesan moral : jangan sekali-kali memberikan surprise pada orang yang belum mandi, karena efeknya bisa menyebabkan kegagalan surprisenya, hahaaa


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
you can give your comment here :)